Assalamu'alaikum,
Hai blog, kali ini gua akan cerita ada apa dengan tanggal 23 Agustus itu, so check it.
Hari itu disaat orang - orang terbangun untuk menunaikan ibadah sholat Subuh, ibu gua sedang berjuang untuk melahirkan gua. Yap.. tepat sekitar adzan Subuh ditanggal 23 Agustus gua lahir dan Alhamdulillah semua berjalan lancar dan normal. Mungkin waktu itu gua hanya bisa menangis dan sekarang gua mengerti gimana besarnya perjuangan seorang ibu untuk anak - anaknya.
Ibu gua pernah cerita mengenai perjuangannya itu, rasa sakit yang dirasakan saat itu tidak ada bandingannya dengan kebahagiaan disaat anaknya lahir. Beberapa hari sebelum hari H, ibu gua telah merasakan pembukaan - pembukaan dalam tahap sebelum melahirkan (sakit perut) dan saat itu kedua orangtua gua belum mempunyai kendaraan, sehingga waktu itu meminjam kendaraan tetangga. Akhirnya di antarlah ibu gua kesalah satu bidan di Bekasi. Setelah sampai di bidan tersebut dokter mengatakan bahwa "ini belum saatnya lahir" dan akhirnya kembali pulang kerumah. Namun sesampainya dirumah ibu gua ini sakit lagi perutnya sehingga balik lagi dan akhirnya gua lahir beberapa jam kemudian (gua kurang tau berapa kali ibu gua bolak balik, disini gua cerita intinya aja).
Kebahagiaan pasti dirasakan ibu dan bapak gua. Melihat perjuangan seorang ibu itu hebat banget dan nyawa taruhannya, dan yang pasti ga ternilai dan ga bisa digantikan dengan apapun. Semua ibu didunia ini pasti ngerasain hal yang sama, hal dimana mereka mengandung, mereka merasakan sakit yang luar biasa, dan merasakan kebahagian yang luar biasa.
Jadi sayangilah ibumu dan juga bapakmu karena perjuangan mereka itu besar dan mereka ingin membahagiakan kamu, menjaga kamu agar kamu bisa menjadi seseorang yang berguna dan membuat mereka bangga bahwa kamu adalah anaknya darah dagingnya yang dititipkan oleh Allah SWT untuk dijaga dan dirawat dengan kasih sayang :)
Hai blog, kali ini gua akan cerita ada apa dengan tanggal 23 Agustus itu, so check it.
Hari itu disaat orang - orang terbangun untuk menunaikan ibadah sholat Subuh, ibu gua sedang berjuang untuk melahirkan gua. Yap.. tepat sekitar adzan Subuh ditanggal 23 Agustus gua lahir dan Alhamdulillah semua berjalan lancar dan normal. Mungkin waktu itu gua hanya bisa menangis dan sekarang gua mengerti gimana besarnya perjuangan seorang ibu untuk anak - anaknya.
Ibu gua pernah cerita mengenai perjuangannya itu, rasa sakit yang dirasakan saat itu tidak ada bandingannya dengan kebahagiaan disaat anaknya lahir. Beberapa hari sebelum hari H, ibu gua telah merasakan pembukaan - pembukaan dalam tahap sebelum melahirkan (sakit perut) dan saat itu kedua orangtua gua belum mempunyai kendaraan, sehingga waktu itu meminjam kendaraan tetangga. Akhirnya di antarlah ibu gua kesalah satu bidan di Bekasi. Setelah sampai di bidan tersebut dokter mengatakan bahwa "ini belum saatnya lahir" dan akhirnya kembali pulang kerumah. Namun sesampainya dirumah ibu gua ini sakit lagi perutnya sehingga balik lagi dan akhirnya gua lahir beberapa jam kemudian (gua kurang tau berapa kali ibu gua bolak balik, disini gua cerita intinya aja).
Kebahagiaan pasti dirasakan ibu dan bapak gua. Melihat perjuangan seorang ibu itu hebat banget dan nyawa taruhannya, dan yang pasti ga ternilai dan ga bisa digantikan dengan apapun. Semua ibu didunia ini pasti ngerasain hal yang sama, hal dimana mereka mengandung, mereka merasakan sakit yang luar biasa, dan merasakan kebahagian yang luar biasa.
Jadi sayangilah ibumu dan juga bapakmu karena perjuangan mereka itu besar dan mereka ingin membahagiakan kamu, menjaga kamu agar kamu bisa menjadi seseorang yang berguna dan membuat mereka bangga bahwa kamu adalah anaknya darah dagingnya yang dititipkan oleh Allah SWT untuk dijaga dan dirawat dengan kasih sayang :)
makasih kakak :p
BalasHapus